Rabu, 20 Januari 2010

Fiction/fiksi/khayal biasanya berbentuk roman dan cerpen/cerita pendek. Dalam kesusastraan masih banyak bentuk fiksi lain seperti dongeng/fairly tales, fables, dongeng mitologi. Contoh karya-karya tersebut, misalnya karangan Oscar Wilde (1856-1900), cerpen "Pangeran Bahagia":
Kalau seorang pengarang sastra menulis ceritanya banyak diliputi khayal, mungkin ada yang bertanya, apakah cerita-cerita sastra itu bohong dan tidak mengandung kebenaran? kalau kita perhatikan cerita "Pangeran bahagia" misalnya, bahwatidak mungkinlah ada sebuah patung pandai bicara, benarlah cerita itu bohong. Akan tetapi adakah di antara pembaca yang rasa kejujurannya merasa tersinggung ketika membaca cerita tersebut? Kiranya, malah banyak yang merasa bersyukur dapat menikmati karangan kanak-kanak yang begitu indah. terharu kita, bagaimana patung itu iba hatinya melihat begitu banyak orang yang menderita karena kemiskinan. Dan matanya yang dari batu nilam itu dihadiahkan kepada orang-orang miskin untuk membeli makanan dan pakaian (Aoh K. Hadimadja, 1981:11)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar