Rabu, 30 September 2009

kematian

Umi, hari kedua perayaan ideulfitri 1430 H jam 12 malam masuk ruang gawat darurat Rumah Sakit Daerah di Cawang. Tiga hari dirawat di sana, Umi menghembuskan nafas terakhir, dua jam sebelum masuk ICU. Kini sudah genap 7 hari. Untuk memperingati 7 hari meninggalnya, di rumahnya kini diadakan tahlilan. Saya tidak bisa datang, Parikesit akan mewakili saya, juga Kiki, boncengan ke sana.
Parikesit rencananya hari ini akan melihat motor Shogunnya, dicoba dulu di bengkel perbaikan, kemudian dibayar sesudah pihak penjual menunjukkan surat-surat lengkapnya yaitu: STNK dan BPKB motornya karena sudah terlambat membayar pajak.
Kita tunggu hasilnya!

Sabtu, 26 September 2009

SELAMAT HARI RAYA IEDULFITRI 1430 H MOHON MAAF LAHIR BATIN