Selasa, 23 Maret 2010

basic conecpt

The basic concept of total history is the concept of unity that includes the various elements and dimensions. The interaction between the elements or interaction between the dimensions of the unity of the community can realize that. In this connection the problem of communication is very important because komunikasilah pathways that form a network which is a framework, which attach the "blood and flesh" of history, the facts about the activities of the interaction between social layers and groups between the regions. node-node communications network is a place or a central contact between the elements, in which interactions occur and influence one another or interdependence.
Indonesian history could actually be viewed as a developmental process is gradually and continuously to realize the integration, since prehistoric times until the present that ultimately result in the form of integration as manifested in the national unity today (Sartono Kartodirjo, 1993)

Konsep Integrasi Sejarah

Konsep dasar sejarah total adalah konsep kesatuan yang mencakup pelbagai unsur dan dimensi. Interaksi antara unsur atau pengaruh timbal-balik antara dimensi masyarakat dapat mewujudkan kesatuan itu. Sehubungan dengan ini maka masalah komunikasi sangat penting karena jalur-jalur komunikasilah yang membentuk jaringan yang merupakan kerangka, yaitu tempat melekatnya "darah dan daging" sejarah, fakta-fakta tentang kegiatan interaksi antara golongan lapisan sosial dan antara daerah-daerah. simpul-simpul jaringan komunikasi merupakan tempat atau pusat kontak antara unsur-unsur, di mana timbul interaksi dan saling pengaruh atau interdependensi.
Sejarah Indonesia sesungguhnya dapat dipandang sebagai proses perkembangan yang secara lambat laun dan kontinu mewujudkan integrasi, sejak zaman prasejarah sampai masa kini yang akhirnya menghasilkan bentuk integrasi seperti terwujud pada kesatuan nasional dewasa ini.

Minggu, 21 Maret 2010

Pertemuan

Sudah berapa kali pertemuan?
Oh, saya lupa persisnya.
Kok, lupa?
Begini, tidak semua pertemuan saya catat.
Lho, tidak standar?
Ha, ha, ha, tidak semua peristiwa di dunia ini harus menurut standar.
Jadi, bagaimana?
Ya, menggelinding begitu saja, wong hidup kita ini ibarat roda?
Maksudnya?
Kalau Tuhan itu Maha Tahu, untuk apa kita mencari tahu, apa tujuan hidup ini.
Lho, kok Fatalis begitu!
Ok, manunggalin Kawula Gusti. Praktek sehari-hari kita masih korupsi, bagaimana?
Lho, sampeyan gak jawab. Klo, begitu, menggelinding sajalah.