Senin, 01 Desember 2008

jenazah

Bu Bambang, tetangga depan rumah meninggal dunia pukul 3 dini hari. Kata pak RT ketika di opname yang keduakalinya, hanya seminggu di rumah sakit, hari-hari terakhir selang infus, O2 dicopoti sendiri. "Sepertinya sudah ada tanda-tanda," Kata Pak RT sambil tersenyum. Engkong menyahut, " Dulu ketika opname pertamakali saya mendengar ada suara burung gagak, Kaok, kaok!" Burung hitam tersebut hinggap di atas dahan pohon duren. Mata malaikatnya berkeliling penjuru, menebar hawa maut di atas atap genting di rumah depan saya. Yang datang melayat banyak, ibu-ibu dan bapak bapak, maklum ibunya bekas perawat dan bapaknya bekas polisi, jadi banyak kawan-kawan seasrama melayat ke rumahnya. Karena peristiwanya di depan rumah, jadi depan rumah saya kelihatan ramai, dipasangi tenda dan dijajarkan kursi-kursi biru untuk para pelayat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar